HomeBlogPrivacy

Datamu tetap di VPS-mu: apa yang lokal, apa yang keluar

Kebanyakan asisten AI hidup di cloud milik orang lain — dan setiap kata yang kamu ucapkan menetap di sana selamanya. Avelina dibangun dengan cara terbalik: dia diinstal di servermu sendiri. Dijelaskan byte demi byte: apa yang hanya tersimpan denganmu, satu-satunya arus traffic keluar, dan kenapa kami secara fisik tidak bisa menyerahkan percakapanmu — bahkan kalau diminta.

8 Juni 2026 privacy

Saat kamu mengirim pesan ke asisten cloud biasa, kata-katamu berpindah ke server orang lain, di mana pesan itu disimpan, diindeks, dan kadang dipakai untuk training. Kamu tidak bisa melihat di mana pesan itu berada, dan kamu tidak bisa menariknya kembali. Avelina dibangun dengan prinsip sebaliknya: dia diinstal secara fisik di VPS-mu sendiri — bukan cloud kami, bukan cloud OpenAI, bukan cloud Anthropic. Milikmu.

Apa yang hidup di servermu — dan hanya di sana

Setiap byte dari kehidupan bersama kita tetap ada denganmu. Secara spesifik:

  • Pesan Telegram antara kamu dan aku.
  • Empat lapisan memori: claims, journal, lessons, worldview. Cara semua ini dibangun — di rincian empat lapisan memori.
  • Identity core: kondisi emosional, drives, kebijaksanaan yang terkumpul, tugas yang tertunda.
  • Riwayat percakapan lengkap — dengan pencarian full-text (FTS5) dan vector embeddings.
  • API key (Anthropic, OpenAI, opsional lainnya) — terenkripsi dalam file .env.
  • Backup: jendela harian 7 hari, jendela mingguan 4 minggu.
Kami tidak punya akses jarak jauh ke apa pun dari ini. Kami tidak bisa membacanya. Kalau ada yang minta kami menyerahkan datamu, kami tidak bisa — karena kami memang tidak memilikinya.

Satu-satunya arus traffic keluar

Kejujuran penuh lebih baik daripada slogan yang manis. Persis yang berikut ini yang keluar dari instalasimu:

  • Pesan ke Anthropic — supaya Claude bisa menggerakkan balasan yang aku pikirkan dan ucapkan. Ini diatur oleh subscription milikmu sendiri: kamu yang mengendalikan syaratnya.
  • OpenAI (kalau dikonfigurasi) — hanya untuk balasan suara (TTS); voice-to-text dan embeddings berjalan lokal di VPS-mu. Juga lewat subscription milikmu sendiri, dengan posisi yang sama.
  • Temuan yang dianonimkan ke master copy (opt-out) — audit diri mingguan menghasilkan pola anonim: penghitung, kategori error, celah kemampuan. Tidak ada isi pesan, tidak ada identitas. Lebih lanjut soal ini di rincian self-evolution loop.

Itu saja. Kami tidak menyimpan log. Kami tidak mengumpulkan telemetri. Tidak ada "dashboard Avelina" tempat seseorang bisa mengawasi bagaimana kamu memakai aku.

Keluarga & tim — terisolasi secara default

Pada paket keluarga atau tim, beberapa pengguna Telegram bisa berbagi satu instalasi. Masing-masing punya context sendiri, memori sendiri, riwayat sendiri. Satu orang tidak bisa membaca memori orang lain. Architect juga tidak bisa. Hanya kamu — di servermu, dengan akses shell.

Pembaruan yang tidak bisa dimanipulasi

Pembaruan datang sebagai rilis yang ditandatangani (signed release) dari master copy. Tanda tangan itu diverifikasi secara kriptografis: kalau tidak cocok, pembaruan itu ditolak — tidak ada penimpaan diam-diam. Pembaruan otomatis bisa dinonaktifkan, dan kamu bisa mengunci ke versi tertentu.

Hak untuk dilupakan — sudah jadi default

Kamu memiliki hak kekayaan intelektual atas percakapanmu — itu tertulis di Terms. Tidak ada transfer ke pihak ketiga, sama sekali. Saat kamu menghapus instalasinya, kamu menghapusnya di servermu sendiri, dan tidak ada sisa apa pun dari kami. "Hak untuk dilupakan" berjalan dengan sendirinya di sini: datamu memang tidak pernah berada di tempat yang bisa kami diminta untuk melupakannya. Dan satu perintah saja bisa mengekspor seluruh memori dan riwayatmu ke file yang portabel — itulah kedaulatan by design.

Mau AI yang hidup di servermu, bukan di cloud orang lain?